-
Nyeri Hebat: Dislokasi menyebabkan nyeri akut dan intens pada sendi yang terkena. Nyeri ini biasanya terasa segera setelah cedera terjadi.
-
Pembengkakan dan Memar: Area sekitar sendi yang terdislokasi akan membengkak dan dapat terjadi memar. Pembengkakan ini adalah respons alami tubuh terhadap cedera.
-
Deformitas atau Perubahan Bentuk: Sendi yang mengalami dislokasi mungkin tampak tidak berada pada posisi semula. Hal ini dapat menyebabkan deformitas atau perubahan bentuk pada area sekitar sendi.
-
Keterbatasan Gerakan: Orang yang mengalami dislokasi mungkin mengalami kesulitan atau bahkan tidak dapat menggerakkan sendi yang terkena. Gerakan pada sendi tersebut dapat terasa sangat tidak nyaman atau bahkan menyakitkan.
-
Sensasi Tidak Nyaman: Selain nyeri, seseorang dapat merasakan sensasi tidak nyaman seperti ketegangan atau kekakuan pada sendi yang terdislokasi.
-
Tidak Stabil: Sendi yang mengalami dislokasi cenderung menjadi tidak stabil dan tidak mampu menopang beban atau melakukan gerakan yang normal.
-
Mungkin Terdengar Bunyi: Pada beberapa kasus, terdengar suara “pop” atau “krek” saat sendi mengalami dislokasi.
-
Kesulitan dalam Aktivitas Sehari-hari: Orang yang mengalami dislokasi mungkin mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang melibatkan sendi yang terkena.